Jangan kau tularkan dosamu padaku


Mengerti arti judul ini? (saya merasa judulnya rada ga beres).

Baiklah, judul sudah terlanjur tertulis. Biarkan dia merasakan menjadi judul dari sebuah BLOG beberapa saat.

Jangan kau tularkan dosamu padaku

Terus terang, menurut saya, kampanye tahun 2014 ini “sesuatu” banget. Eh “sesuatu” sudah basi atau udah lewat masanya. Sekarang sedang trend “nyinyir“. Jadi boleh dong saya rubah menjadi begini : Terus terang, menurut saya, kampanye tahun 2014 ini “nyinyir” banget. Mendadak “nyinyir” boleh juga deh.

  • Q : Jadi mau ngomong apa pak Dianse?
  • A : Jangan kau tularkan dosamu padaku

3x kutulis kalimat itu (termasuk judul). Kata teman-teman kalo sudah 3x itu berarti “serius”. Iya, bener serius. Karena apa? saya nulis begini karena merasa prihatin (sok prihatin) dengan “nyinyir” yang berkembang pesat hingga mengarah kebringasan yang mengerikan (rada lebay sih tulisannya).

Iya bringas yang “nyinyir” karena merasa gampang nulis ini itu di pesbuk, tuwit, ama yang lainnya. Dari dulu sih emang gampang aja nulis ini itu. Bedanya,  kalau sekarang bertepatan dengan menjelang pemilihan Presiden RI besok tanggal 9 July 2014.  Ini salah satu peristiwa bersejarah loh!

Akhir-akhir ini, para onliners yang mempunya jari-jari suka kepo, gatel, dan ga suka diem, mendadak makin nyinyir dan seolah-olah menjadi jurkam paling militan (ada yang ga’ sih). Nah ini mulai deh, karena statusnya “mendadak” dan saking bersemangatnya, eee sebagian dari mereka lupa ama dosa.

Tau kan dosa apa? Paling tidak beberapa dibawah ini :

  1. Menggunjingkan kejelekan atau cacat orang lain;
  2. Memperolok-olok orang lain;
  3. Menyebarkan dusta;
  4. Menyebarkan fitnah.

Dan taukah dosa tersebut dilakukan oleh beberapa orang yang mengaku muslim pada saat bulan suci Ramadhan. Serem deh, udah bakal dosa, puasanya ga sempurna. Apalagi sampai pada berantem, menyakiti perasaan orang.

Mau jadi apa? Paling jadi jurkam doang, rugi deh. Beneran rugi deh, dan ternyata, itu bisa menular loh. Coba perhatikan wall pesbuk situ, sehari ada berapa banyak share artikel gajeboh atau likes status gajeboh. (bukan saya loh).

Kira-kira itu alasan kenapa judulnya seperti itu. Prihatin orang-orang itu jadi lupa diri, dan jadi banyak berbuat dosa.  Orang biasa-biasa saja tidak luput dari dosa, apalagi yang sengaja.

Maka daripada itu, saya tidak mau ketularan dosanya situ ya. ( ane sudah sibuk minta ampunan atas dosa yang ada, jangan ditambahin terus. ) Bagi saudaraku sesama muslim, hentikan saling serang dan saling berbuat dosa.

 

Mari kita sebagai warga yang baik, pilihlah presiden dengan tertib dan jaga keamanan.

MENDADAK IKUT BIKIN TULISAN SEBELUM NYOBLOS

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s