“Discomgoogolation” Wabah atau Trend ?


Discomgoogolation

Discomgoogolation

Kita coba perhatikan pola diri kita dalam berinternet sehari-hari. Apakah kita termasuk yang kecanduan internet? Apakah kita termasuk kelompok orang yang harus terhubung dengan internet? Dalam hal intropeksi diri akan lebih sulit dibanding menilai orang lain.

Discomgoogolation merupakan istilah yang menurut saya adalah baru diberitakan pada tahun ini. Disinyalir bahwa sebutan tersebut ditujukan kepada para golongan orang yang sudah mulai terjangkit perasaan cemas, gelisah hingga stress apabila tidak segera mengakses internet untuk mendapatkan informasi secepat mungkin. Serasa kecanduan, namun kali ini saya tidak setuju dengan mereka yang menyebut dengan sebutan kecanduan.

LONDON (Reuters) – Feeling stressed or anxious at an inability to access the Internet? Don’t worry, you’re not alone and now there’s a word for it: “discomgoogolation”. (kutipan dari )

Tentunya hal tersebut sekilas merupakan efek positif bahwa ada perasaan ingin mengetahui berbagai macam informasi. Namun akan menjadi sebaliknya apabila sudah menimbulkan perasaan cemas, takut dan gelisah hingga menimbulkan stress apabila tidak mendapatkan koneksi internet.

Repotnya kalau pas jalan-jalan ke desa tanpa internet gimana coba? Tidak mungkin mereka jalan-jalan ke tempat yang tidak ada akses internetnya. Mereka seperti sudah terkurung dalam dunianya sendiri untuk selalu mengakses internet.

Menurut saya pribadi, perilaku tersebut merupakan salah satu efek dari kemajuan jaman dimana internet sudah mulai banyak masuk di dalam kehidupan manusia. Hal tersebut didukung penggunaan internet atas penyajian informasi yang cepat dan koneksi akses yang cepat pula, seperti contoh di Indonesia sudah mulai menjamur di kota-kota besar penggunaan akses internet broadband dan sudah banyak pula koran-koran yang menyajikan suguhan di internet. Apa jadinya “living in USA”?

Kalau sudah begitu apakah perlu di cemaskan? Tentunya anda sendiri yang bisa memikirkan langkah terbaik untuk beraktivitas seputar internet.

Yang perlu diperhatikan adalah untuk selalu berinteraksi dengan lingkungan di sekitar kita dimana hal tersebut dipercaya bisa meredam angka ketergantungan terhadap sesuatu.

Apa hubungannya dengan google?

Iklan

4 thoughts on ““Discomgoogolation” Wabah atau Trend ?

  1. tempo hari, Bos nanya: “Apakah di komputer kantor ada logo Departemen Anu?”

    Spontan saya jawab “Ada”, karena komputernya online.

    That’s internet-dependent.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s