Wetiga “warung wedangan wi-fi”, ya begitulah sebutannya tempat dimana pada malam itu saya membeli susu jahe dan makanan tape goreng (rondo royal). Kenal namanya dari seorang teman dan akhirnya ingin berkunjung untuk melihat situasi dan kondisi di sana.”Ikutan saja, Se” begitu kata temenku pada waktu itu. “At least elo bisa nongkrong sambil wedangan” tambahnya. Oke, tak ada ruginya untuk jalan-jalan ke tempat baru yang katanya “asyik“.
Ternyata beneran asyik juga. Pada malam hari itu paling tidak terdapat 2 group nongkrong yaitu kubu “blogger perduli” (kalau tidak salah denger yah) dan group kumpulan penggemar teknik tangan merajut. Seru juga pikir saya pada waktu itu. Mencoba untuk nongkrong sambil memperhatikan beberapa orang beraktivitas pada suatu komunitas yang selama ini jarang saya temui, secara selama ini waktu habis dalam kegiatan rutinitas sehari-hari. Mulai sedikit kenalan dengan beberapa orang disana dan mencoba untuk ikut nimbrung sambil melepas lelah sehabis jam kantor.

Cowok sedang merajut
Disitu ada temen saya cowok yang ikut latihan merajut. Wow, sempat kaget namun berupaya untuk mengerti. Sembari menggelar laptop dimana wetiga menyediakan wi-fi gratis, saya mulai merasa menemukan tempat tongkrongan yang “oke“. Tidak tanggung-tanggung, saat itu ada wartawan yang tertarik juga dengan seni merajut ini.
Cukup senang dengan nongkrong malam ini.










weleh… siapa itu??
kenapa itu cowok ikutan merajut???
cowo macow itu bam :p
Just passing by.Btw, you website have great content!
______________________________
Don’t pay for your electricity any longer…
Instead, the power company will pay YOU!