
cor e t
Mencoret lagi, lagi-lagi mencoret-coret, atau coret lagi coret lagi. Lagi-lagi coret sana coret sini. Akhirnya nemu tempat buat coret-coret supaya bisa melakukan tugas coret lagi.
Kali ini tidak seperti panitia pengawas pemilu yang suka melakukan coret-coretan di papan tulis pake spidol atau kapur tulis “Sah satu”, “Sah Dua”, “Sah Tiga” dst.
Terus coret yang ini seperti apa? (Sembari lirik kanan lirik kiri tengok atas tengok blakang mencari si Coret, siapa tau ketemu).
Nongol lah si coret yang satu ini. “Dimana sih?”
Masih belum nemu juga? Silahkan dicari lagi dibawah ini. Kalau tidak ketemu berarti memang tidak sedang coret-coret.









Yang habis mojok