Kompensasi bagi yang kena Delay Pesawat

29 09 2008

Berita menyejukan datang dari dunia penerbangan tanah air kita baru-baru ini. Ini seusai Keputusan Menteri Perhubungan No 5 tahun 2008. Dikutip dari detiknews

“Untuk penumpang yang delay lebih dari 30 menit kompensasi makan atau berupa uang,” kata Dirjen Perhubungan Udara Budi M Suyitno di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (29/9/2008).

Semoga “no more long delay” lagi dah.





Pasti Pas! Pertamina

29 09 2008

Pasti Pas! itulah salah satu (menurut saya) semboyan terbaru milik pertamina untuk menawarkan produknya. Sudah banyak iklan ini bermunculan di televisi nasional Indonesia. Entah apa tendensinya, hal ini menurut saya (sekali lagi) rasanya kok rada lucu yah.

Sebagian orang indonesia pengkonsumsi bahan bakar minyak pertamina belum tentu mengerti ada permainan apa dalam pengelolaan SPBU yang tersebar di indonesia. Ada permainan atau tidak, “Who Knows”? Masyarakat awam tidak sepenuhnya mengerti bahkan tidak sepenuhnya perduli dimana saya sendiri melihat bahwa mereka rata-rata berasumsi bahwa beli “bensin” ya tempatnya di SPBU yang notebene terdapat logo Pertamina . Dengan demikian terdapat asumsi bahwa beli bensin ya di pertamina. Jarang sekali bahkan tidak ada penjual bensin /solar / pertamax selain di SPBU kecuali “eceran“. Asumsi public seperti ini banyak beredar di masyarakat umum.

Pertanyaannya, kenapa itu Pasti Pas! tidak ada pada semua SPBU Pertamina yang beroperasi? Bahkan menurut rumor (bukan motor) ada yang bilang SPBU yang tidak ada logo Pasti Pas adalah SPBU yang takarannya belum disertifikasi ulang or what else lah. Alamak! Kok bisa terjadi pembedaan begitu sesama Pertamina (asumsi public). “Itu kan punya pertamina juga” kata seseorang yang sedang bingung.

Terlepas daripada itu semua, masyarakat umum tidak akan pernah tau secara pasti apa yang “Pasti Pas!”, harapan saya semoga tidak ada permainan public yang berimpact merugikan masyarakat umum terutama golongan menengah kebawah.

Kenyataan di lapangan memang begitu adanya, bahwa tidak semua SPBU pertamina terdapat logo “Pasti Pas!”. Dan gara-gara itu pula, saya sendiri termakan iklan dan memilih sebisa mungkin untuk mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina yang berlogo “Pasti Pas!” walaupun tidak tahu apakah hal ini harus saya lakukan?

Asumsi dasar bahwa informasi yang mengarah perbaikan tidak ada ruginya untuk di coba.

“Wes rekoso ojo di tambahi rekoso maleh pak”





Eh Ada si Copet

27 09 2008

Kebiasaan di halte-halte bis, dalam bis yang ramai berdesak-desakan, metormini, kopaja Jakarta sudah pemandangan yang tidak aneh apabila ada “someone” yang kelihatan aneh.

Di saat beraksi di keramaian mereka banyak akal untuk mengelabuhi sasaran. Gerombolan antara 3 hingga 5 orang biasanya mulai beraksi jalan cepat dan membuat suasana seolah olah kondisinya sibuk. Pepet samping kanan, buntutin sebelah blakang hingga ada yang tiba-tiba motong jalan di depan kita. Konyol kadang kalau di rasa-rasakan, sepertinya imposible deh orang-orang ini. But, that’s it, begitulah mereka beraksi terhadap targetnya. Cepat dan tak terasa bagaikan pemain sulap di jalanan.

Seperti itulah yang saya liat di jalanan ibukota. Kulihat ada si copet HP beraksi. Siapa targetnya bang? “Saya” pfffff! aman dompet, ilang HP.





Lagi-Lagi Coret-Coret

26 09 2008
cor e t

cor e t

Mencoret lagi, lagi-lagi mencoret-coret, atau coret lagi coret lagi. Lagi-lagi coret sana coret sini. Akhirnya nemu tempat buat coret-coret supaya bisa melakukan tugas coret lagi.

Kali ini tidak seperti panitia pengawas pemilu yang suka melakukan coret-coretan di papan tulis pake spidol atau kapur tulis “Sah satu”, “Sah Dua”, “Sah Tiga” dst.

Terus coret yang ini seperti apa? (Sembari lirik kanan lirik kiri tengok atas tengok blakang mencari si Coret, siapa tau ketemu).

Nongol lah si coret yang satu ini. “Dimana sih?”

Masih belum nemu juga? Silahkan dicari lagi dibawah ini. Kalau tidak ketemu berarti memang tidak sedang coret-coret.





Ayo Mudik, Sugeng Riyadi 1429H

25 09 2008
Mudik Rame Rame

Mudik Rame Rame

Kantoran bakal mulai sepi 1 day left, alias mulai besok, hari Jum’at, orang bilang “Jum’at Gaul”. Tentunya sudah pada siap-siap mudik, pulang kampung, nderek langkung.

Sabtunya biasa sudah pada ilang, umumnya pada dapet libur di hari itu. So pasti hari Seninnya sudah semakin sunyi jalananan di Jakarta.

Buat yang pada mudik naik kendaraan pribadi, orang jawa bilang “Sing ngati-ati ning ndalan”.

Buat yang pada mudik naik angkutan umum  “Semoga selamat sampai tujuan”

Ayo Mudik, Tetap Waspada